Rabu, 19 Januari 2011

renungan untuk ibu



aku ingin berbagi rasa dengan kalian :)

malam ini terasa lebih dingin dan mengharukan,
slalu begini setiap habis berbagi cerita dg abangku,
selalu ada hal yg akhrnya mengembalikan smua pd satu tujuan : "hanya ingin membahagiakan Ibu..."

semakin hari kami semakin tua dan harus dewasa agar bs menjalani hidup dg bijak,
dari kecil ibu yg mendidik kami, membesarkan kami,
ibu adalah seorang guru yg tidak menggurui,
ibu mengajari kami byk hal dg tulus,
itulah ibu kami...

Ibupun akan semakin tua,
hampir setengah abad ibu hidup, lalu apakah yg sudah bisa kami berikan untuk ibu?

Ibu tidak pernah marah,
ibu tidak pernah terlihat sedih meskipun aku tau guratan wajahnya mengisyaratkan ia lelah dan butuh istirahat,
itulah Ibu kami,
harta termahal yg kami miliki saat ini...

Ketika jarak memisahkan aku, ibu, dan abang,
smua terasa sendu...
Semakin dewasa semakin terasa jarang kebersamaan kami...

Aku seorang wanita yg kelak akan pergi meninggalkan rumah karna mengabdi pd suami,
begitupun abang,
bila saatnya tiba abangku pun akan hidup mandiri bersama isterinya..
Lalu bagaimana dg ibu?
Ibu tidak pernah mengeluh dg keadaannya,
ketika merasa kesepian ibu hanya terdiam dan berdoa,
itulah ibuku...
Wanita hebat yg digariskan Tuhan untuk menjadi ibuku...

Lalu, apa ibu pernah menyesal memiliki anak seperti kami?

Miris kalau mengingat betapa banyak pengorbanan ibu untuk kami,
dan kami belum bisa membalasnya...

Tuhan,
kami hanya ingin membuat ibu tersenyum bahagia,
kami hanya ingin menjadi anak yg berbakti pd ibu...

Terima kasih Tuhan, kami memiliki ibu seperti ibu yg kau anugrahkan pd kami...

-renungan untuk ibu-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar