Rabu, 19 Januari 2011

sudah cukup berimankah aku?



Pertama-tama,
Baca Bismillah dulu yuk sebelum baca tulisan ini trus senyum yaa ^_^

Jadi gini ceritanya,
Berawal dari guyonan, becandaan sama temen kampus. Kebetulan di tangga kampusku ada semacam MMT (apalah itu sebutannya, semacam banner) yang bertuliskan
“SUDAHKAH ANDA BERSEDEKAH HARI INI ???”
Setiap lewat situ bawaannya pasti menoleh dan membaca tulisan itu berkali-kali, yang awalnya dari bercandaan lama-lama ada ‘nyawa’ dari tulisan itu yang aku rasakan…..

Mungkin lama-lama smua orang yang baca setiap hari Cuma akan tersenyum membacanya tapiiii ada gak sih perasaan beda dan mungkin langsung berkaca dan bertanya dalam hati
“hmm…iya jg yaaa apa iya aku sudah cukup bersedekah? Cukup beriman? Cukup cukup cukup…? Keknya kalau buat beli makanan enak atau nonton bioskop mampu deh tapi apa iya hari ini aku udah sedekah? Barang seratus, dua ratus, seribu , dua ribu rupiah?? Apa iya??”

Berlebihan gak sih kalau berpikiran seperti itu?
Soalnya aku merasa ‘tulisan itu bernyawa’ bukan sekedar ‘alarm dan tanda pengingat’ tapi lebih dari itu…..

Rasa-rasanya, sedekah, solat, dan infak adalah bagian dari iman. Lalu, bolehkah aku bertanya soal tingkat keimananku? Tidak ada yang bisa menjawab dan memberi jawaban kecuali aku dan ALLAH SWT….

Seperti yang terncantum di Al-Qur’an surat An-Anfal ayat 2-4 , yang terjemahan ayatnya, kira-kira seperti ini :

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal,
(yaitu) orang-orang yang melaksanakan salat dan yang menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.
Mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka akan memperoleh derajat (tinggi) di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezeki (nikmat) yang mulia. ”

Bergidik dan merinding membaca ayat Al-Qur’an itu, rasa-rasanya aku harus berkaca pada diriku lagi, sudah cukup berimankah aku? Sudah cukupkah ibadahku?
Hmmm istigfar dulu yuuukkk...!! ”Astagfirullahalaziim...”

*buat temen-temen yang baca : mohon koreksiannya kalau aku salah menterjemahkan maksud ayatnya yaaa....hehehe maklum namanya juga masih taraf belajar agama, hoho

makasih ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar